iklan
Disampaikan Agus, pelatihan ini bertujuan agar bila terjadi kecelakaan di area dengan ketinggian seperti di hutan dan pegunungan, tim Basarnas Jambi selalu siap melancarkan operasi SAR. 

"Pelatihan ini fokus bagaimana melaksanakan operasi SAR dengan kemampuan-kemampuan untuk memberikan pertolongan pada korban di medan ketinggian seperti di bangunan, hutan dan pegunungan," terangnya. 

Para personel yang melakukan evakuasi, kata Agus, harus mampu menggunakan alat dengan kecepatan dan ketepatan. 

"Khususnya bagaimana menggunakan sistem tali. Juga bisa melakukan improvisasi sesuai keadaan yang ada," sebutnya. 

Pelatihan yang digelar selama tiga hari ini masuk ke dalam kategori Latihan Kering, yakni peningkatan kapasitas dan kemampuan di posko. Namun, pelatihan kali ini tetap seperti berada di medan yang sesungguhnya. 

"Dalam Latihan Kering, kita juga ingin melatih dan memperdalam SOP. Dari sisi teori, landasan hukumnya, dan pengetahuan kita," tutup Agus. (raf)


Berita Terkait



add images